Sujud semalam suntuk
telah dimuat di koran sumbar (Singgalang Minggu)
Selesai shalat magrib. Kumainkan
irama merduku diatas tafsir Qur’an dengan tarian suaraku yang mendayu-dayu. Ku
tak dapat berkutik sedikitpun, kecuali sujud kehadapannya. Ku syukuri atas
semua yang ku miliki
Sembah sujudku diiringi butiran air dari
bulatan bola mataku menyesali atas apa yang telah terjadi, dan mensyukuri atas
kesempatan yang telah di beri
Ketika itu kokokan ayam menyentakkanku dari sujudku, dari sajadah putihku. Membangunkanku
dari panjat doa yang kutadahkan semalam suntuk.
Batipuah, 2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar